Tari Bungong Jeumpa: Sejarah & Makna Dibaliknya

Tari Bungong Jeumpa: Sejarah & Makna Dibaliknya

Tari Bungong Jeumpa berasal dari Provinsi Aceh. Nanggroe Aceh Darussalam terkenal memiliki kekayaan budaya serta adat istiadat yang tidak bisa dipandang sebelah mata saja. Kebudayaan tradisionalnya juga sangat beragam, mulai dari upacara adat, pakaian tradisional, segi rumah tradisional, hingga berbagai macam keseniannya. Salah satu kesenian yang dimiliki Provinsi Aceh adalah tarian daerah yang mempunyai ciri khas identik dengan nuansa Islam.

Tari ini ditampilkan dengan cara mengkolaborasikan antara tari dan lagu khas masyarakat Aceh.  Sama halnya dengan tarian tradisional Aceh lainnya, tarian ini tidak memerlukan iringan alat musik tradisional maupun modern, tetapi hanya dari nyanyian dari para penari.

Sejarah Tari Bungong Jeumpa

cempaka bungong jeumpa
foto: kompas.com

Kata Bungong Jeumpa memiliki arti bunga cempaka dalam bahasa Aceh. Dalam masyarakat Aceh bunga cempaka memiliki kaitan yang erat dengan masyarakat, biasanya setiap rumah di Aceh menanam bunga ini di pekarangannya masing-masing. Bunga cempaka juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat Aceh serta keindahan dari Aceh. Selain itu, bunga cempaka juga memiliki beberapa fungsi, yakni:

  • Pelengkap tradisi, contohnya adalah bunga cempaka yang dipakai hampir di berbagai kegiatan masyarakat Aceh. Seperti hiasan atau pelengkap dalam upacara pernikahan, sebagai bahan wewangian dalam prosesi adat mandi balimau, hingga menjadi bahan wewangian untuk air ziarah makam.
  • Ragam hias, biasanya berupa hasil kreasi masyarakat seperti halnya ornamen pada bangunan dan juga motif pada kain songket khas Aceh.
  • Ragam budaya, Terciptanya tarian dengan judul bunga cempaka ini sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan masyarakat Aceh pada bunga cempaka.

Baca juga: Labuan Bajo: Pelesiran ke Tempat Wisata Paling Populer

Fungsi dan Makna Tari

Fungsi dan makna dari Tari Bungong Jeumpa adalah penggambaran semangat dan keindahan Tanah Aceh. Semua itu disimbolkan dengan bunga khas kesultanan Aceh yaitu bunga cempaka. Tarian ini bermakna sebagai bentuk kecintaan dan kebanggan masyarakat Aceh terhadap bungong jeumpa/bunga cempaka.

Kostum Tari

kostum tari bungong jeumpa
Foto: hops.id

Kostum yang digunakan oleh para penari bungong jeumpa menjadi salah satu keunikan tersendiri tarian ini. Pakaian yang dipakai berupa baju, celana panjang, dan ikat kepala.

Untuk mudahnya, kostum yang biasa dipakai adalah:

  1. Baju batik dengan motif bunga yang cantik (katun yang halus).
  2. Hijab.
  3. Konde beserta perlengkapan kepala layaknya terdapat bunga hiasan.
  4. Kain songket yang panjangnya mulai dari pinggul mencapai lutut.

Tarian tradisional dari Aceh ini juga menjadi sebuah pengenalan budaya Aceh lainnya seperti halnya pada pakaian tradisionalnya. Properti yang digunakan pun sederhana, diantaranya adalah baju adat, selendang, hiasan kepala, gelang, dan musik. Penggunaan properti tersebut semakin menambah keindahan pertunjukan baik dalam penampilan panggung maupun penampilan penari itu sendiri

Baca juga: Merarik, Tradisi Unik Sebelum Pernikahan ala Suku Sasak

Gerakan Tari Bungong Jeumpa

foto: riverspace.co

Menampilkan tarian daerah dari Aceh ini pastinya terdiri dari beberapa gerakan yang mempengaruhi keindahan suatu tarian. Karena tarian ini dilakukan secara berkelompok maka diperlukan sikap-sikap kebersamaan, kekompakan, saling menghargai, kedisiplinan dan keseriusan/ kesungguhan.

Tarian ini dikreasikan sesuai kebutuhan, namun Tari Bungong Jeumpa ini tidak terlepas dari gerakan tari yang sudah pernah disusun, diantaranya:

  1. Gerak Sembah berdiri.
  2. Kedua tangan melakukan ukel tangan dengan arah ke kanan dan ke kiri, kaki mancat ke depan secara bergantian.
  3. Kedua tangan di atas, seperti posisi menyembah, serong kanan kiri bergantian.
  4. Tepuk tangan, telapak tangan berhadapan ke arah pinggang, kaki bergantian diangkat.
  5. Tangan ndaplang ke depan, lalu pegang bahu, kaki macat ke depan bergantian
  6. Duduk timpuh, tangan tepuk paha, lalu tepuk dada.
  7. Duduk timpuh, tepuk dada, tepuk ndaplang ke depan lalu tepuk tangan ke atas.
  8. Duduk timpuh, tangan ndaplang ke atas, bawah, bergantian

Lagu Bungong Jeumpa

Sama halnya dengan tariannya, Lagu Bungong Jeumpa juga berasal dari Aceh. Di wilayah yang memiliki sebutan sebagai serambi Mekah ini, bunga Aceh tumbuh subur hampir di tiap rumah warganya pasti memiliki bunga ini. Dan saat ini bunga cempaka seakan menjadi wajah baru bagi Aceh.

Perpaduan antara makna dalam liriknya dengan melodi yang indah, benar-benar menghanyutkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya. Nada sederhana dan mendayu jelas menjadi ciri khas dari lagu ini. Sekali mendengarkan pasti masyarakat Indonesia akan terngiang-ngiang dengan lagu asal serambi Mekah tersebut.

Nah itulah Sejarah dan Makna Gerakan dari Tari Bungong Jeumpa, Tertarik untuk mencoba tarian daerah asal Aceh ini?

Bibliography

Auliya, N. (2020, April 26). Bungong Jeumpa: Wajah Baru yang “Meugah” di Aceh. Retrieved June 26,2021, from https://museumnusantara.com/

Saputra, R. (2021, May 04). Sejarah tari Bungong Jeumpa, lirik dan teknik gerakannya. Retrieved June 26, 2021, from https://www.hops.id/

Rifa’i, S. (2020, August 31). Tari Bungong Jeumpa Aceh. Retrieved June 26, 2021from https://riverspace.org/

Leave a Reply