Nasi Rawon, Hidangan Khas Jawa Timur yang Wajib Dicoba

Nasi Rawon, Hidangan Khas Jawa Timur yang Wajib Dicoba

Nasi Rawon
Gambar: masakapahariini.com

Daging sapi adalah merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk menjadi santapan kita. Ada berbagai makanan khas Indonesia yang menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya, salah satunya adalah nasi rawon. Kalau kalian berasal dari Jawa Timur, pasti sudah nggak asing lagi dengan makanan ini. Yup, rawon adalah makanan khas Jawa Timur yang berisi olahan daging sapi dengan kuah berwarna hitam dan mempunyai bumbu khas yang mengandung kluwek. Selain terkenal di Jawa Timur, makanan ini juga terkenal di Jawa Tengah bagian timur tepatnya di Surakarta.

Rawon tidak hanya terkenal di Indonesia, loh! Makanan ini juga terkenal hingga mancanegara karena tampilannya yang unik dan rasanya yang khas. Makanan asal Jawa Timur ini dikenal dengan nama black soup di luar negeri, karena warna kuahnya yang hitam. Nah, warna hitam yang ada dalam kuah rawon ini ternyata berasal dari kluwek. Meskipun kuahnya berwarna hitam, namun rasa rawon ini khas banget, yaitu manis dan sedikit asam. Namun, saat ini sudah banyak rawon yang rasanya pedas atau sering dikenal dengan rawon setan.

Meskipun sudah banyak modifikasi dari segi rasa, namun satu hal yang tidak bisa diubah adalah daging yang digunakan dalam rawon harus menggunakan daging sapi. Jadi, daging yang tersaji dalam rawon tidak pernah diganti dengan daging ayam dan daging-daging lainnya. Daging sapi yang digunakan kebanyakan adalah daging sapi bagian sandung lamur yang dipotong kecil-kecil. Dilansir dari tribunnewswiki.com, rawon biasanya disajikan dengan nasi dan tauge rebus. Untuk santapan sampingannya, rawon sangat cocok dimakan bersama kerupuk udang, telur asin, dan daging sapi goreng, sedangkan untuk menambah rasa sedap pada rawon, kita dapat menambahkan sambal, jeruk nipis, dan daun bawang sesuai dengan selera.

Memang sampai saat ini belum jelas asal-usul makanan rawon, namun dikutip dari indozone.id, dalam prasasti Taji yang sudah ada sejak 1000 tahun yang lalu, disebutkan ada sebuah hidangan bernama rarawwan, yang sekarang kita kenal sebagai rawon. Kemudian ada juga yang beranggapan bahwa rawon dulunya merupakan makanan raja-raja pada zaman dahulu yang berasal dari makanan para rakyat jelata. Namun saat ini, rawon sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan, bahkan hingga ke mancanegara.

Cara memasak rawon bisa dibilang lumayan sederhana dan bahan-bahannya mudah ditemui. Sebelum memasak rawon, pastikan kalian sudah siap dengan bahan-bahan utamanya, ya, seperti daging sapi segar yang dipotong kecil-kecil dan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan yaitu bawang merah, bawang putih, lengkuas, kluwak, kunir, merica, ketumbar, dan lain sebagainya. Jangan lupa juga untuk menyiapkan daun jeruk dan serai agar rawon yang kalian buat rasanya semakin maknyus!

Kluwek: Bahan Utama Rawon yang Penuh Khasiat

         Kluwek adalah sebuah tumbuhan yang berasal dari pohon kepayang dan merupakan tumbuhan asli dari Indonesia dan Malaysia. Tumbuhan yang memiliki nama latin Pangium Edule ini biasa dikenal juga dengan sebutan pucung. Seperti yang kita ketahui, warna hitam di kuah rawon berasal dari kluwek, nah, selain menjadi pewarna alami dalam kuah rawon, kluwek juga membuat rasa masakan menjadi lebih sedap.

Dilansir dari cagarbudayajatim.com, tidak hanya berfungsi sebagai penyedap masakan dan pewarna alami makanan, kluwek juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan kita, loh! Kluwek mengandung vitamin C yang setara dengan 65,33% dari kebutuhan harian kita. Kandungan vitamin C dalam kluwek ini dapat membantu untuk mengatasi berbagai penyakit salah satunya adalah gejala asam urat. Selain mengandung vitamin C, kluwek juga mengandung magnesium yang digadang-gadang dapat menjadi agen untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan meminimalisir risiko stroke. Di dalam kluwek juga terkandung serat yang dapat melancarkan pencernaan, menormalkan pergerakan usus, dan mengatasi sembelit.

Baca Juga : Masakan Khas Idul Adha 2021, Olahan Daging Kambing Khas Jawa Timur

Rekomendasi Rumah Makan Rawon di Surabaya

Nah, jika kalian sedang berkunjung ke Surabaya, kalian bisa mencoba beberapa tempat makan yang menyediakan rawon sebagai hidangan utamanya, karena rawon khas Surabaya ini rasanya enak banget, guys!

  1. Rawon Pak Pangat

Rumah Makan Pak Pangat menyediakan rawon dengan berbagai pilihan varian yang sangat menarik. Di sini, kalian bisa mencoba tiga varian menu utamanya yaitu rawon suwir, rawon campur, dan rawon krensengan. Menu best seller dan favorit di sini adalah rawon krensengan yang disajikan dengan daging suwir yang mirip dengan abon.

  1. Rawon Gajah Mada

Rawon Gajah Mada memang bukan rawon asli dari Surabaya, melainkan dari Sidoarjo. Namun, rawon ini sangat recommended untuk dikunjungi karena rasanya yang lezat namun harganya masih sangat ekonomis. Letaknya juga strategis yaitu berada di Jalan Raya Jemursari No. 17, Wonocolo, Surabaya, sehingga tempat ini mudah untuk ditemui oleh para wisatawan.

  1. Rawon Kalkulator

Dilihat dari namanya, memang rawon ini terlihat unik, ya? Nah, Rawon Kalkulator adalah salah satu rawon paling terkenal di kota Surabaya. Tidak hanya terkenal di masyarakat setempat, rawon ini juga terkenal hingga mancanegara. Untuk masalah rasa, Rawon Kalkulator juaranya. Di sini, kalian bisa menikmati rawon dengan nasi hangat dan daging sapi yang empuk dengan harga yang terjangkau. Selain itu, sambal terasi di sini juga patut untuk dicoba karena menambah kelezatan rawon kalian!

  1. Rawon Nguling

Rawon Nguling memang bukan berasal dari Surabaya, melainkan dari kawasan perbatasan antara Probolinggo dan Pasuruan. Rumah makan rawon yang sudah berdiri sejak tahun 1940 ini memiliki kuah yang tidak terlalu kental dan berwarna hitam. Rasa yang dihidangkan sejak dulu sampai sekarang masih sama lezatnya, jadi, Rawon Nguling ini sangat worth untuk dicoba, guys!

  1. Rawon Ibu Soepinah

Rawon Ibu Soepinah adalah salah satu rawon paling legendaris di Surabaya. Rumah makan yang sudah berdiri sejak tahun 1966 ini menyajikan rawon dengan nasi hangat dan empal srundeng yang rasanya sangat nikmat di lidah. Meskipun rasanya juara, namun harga yang seporsi rawon yang dibandrol di sini masih terjangkau. Tertarik untuk mencoba?

 

Referensi:

Indozone.id. 2019. “Ternyata Rawon Sudah Ada Sejak 1000 Tahun Yang Lalu”. https://www.indozone.id/fakta-dan-mitos/zoso6l/ternyata-rawon-sudah-ada-sejak-1000-tahun-yang-lalu/read-all

Ichdiana Sarah Dhiba, S.Ant, MM. 2021. “Rawon yang Selalu Dalam Ingatan”. https://cagarbudayajatim.com/index.php/2021/01/25/rawon-yang-selalu-dalam-ingatan/

Tribunnewswiki.com. 2019. “Rawon”. https://www.tribunnewswiki.com/2019/07/23/rawon

Leave a Reply