Mengenal Indonesia

perayaan imlek

10 Tradisi Imlek di Indonesia, Unik Bikin Penasaran

Share this :

Halo Sobat MI!

Saat pergantian tahun baru di kalender Tionghoa, masyarakat Tionghoa akan melakukan beberapa rangkaian kegiatan untuk merayakan tahun baru imlek.

Tka terkecuali masyarakat Tionghoa yang ada di Indonesia. Berbagai tradisi imlek di Indonesia mempunyai berbagai keunikan tersendiri.

Apa saja sih tradisi imlek sering dilakukan di Indonesia?

1. Bersih-bersih Rumah Sebelum Imlek

Sebelum perayaan imlek dimulai, biasanya masyarakat Tionghoa di Indonesia akan membersihkan rumahnya. Tradisi bersih-bersih rumah ini bukan tanpa alasan lho sobat. Jika kegiatan bersih-bersih rumah dilakukan saat hari perayaan imlek, orang-orang Tionghoa percaya itu seperti membuang semua keberuntungan yang ada di rumah. 

2. Menggunakan Pakaian Merah-Emas

Imlek memang identik dengan warna merah dan emas, karena warna merah memang dipercaya sebagai pembawa keberuntungan. Selain itu warna merah juga melambangkan kekuatan dan kesejahteraan. Sementara itu warna emas mempunyai arti keagungan dan kemasyhuran.

Makanya sobat jangan heran jika saat perayaan imlek pakaian yang dikenakan oleh masyarakat Tionghoa akan serba warna merah dan emas. Bahkan bukan hanya pakaian yang berwarna merah dan emas, dekorasi rumah hingga hidangan makanan juga ikut berwarna merah.

3. Berkumpul Bersama Keluarga

Di hari perayaan imlek sudah menjadi tradisi untuk berkumpul bersama sanak keluarga. Mulai dari makan bersama hingga sembahyang di klenteng. Tentunya momen ini digunakan untuk mempererat tali silaturahmi dengan saudara dan kerabat dekat. 

4. Bagi-bagi Angpao

Bagi-bagi angpao sudah menjadi tradisi imlek di Indonesia. Angpao merupakan amplop yang biasanya berisikan sejumlah uang yang dibagikan kepada anak-anak dan sanak saudara yang belum menikah.

Nah untuk yang memberi angpao tidak boleh dari pria atau wanita yang belum menikah. Masyarakat Tionghoa percaya hal itu akan membuat pria atau wanita yang lajang kesulitan dalam menemukan jodohnya. 

5. Menyalakan Kembang Api

Menyalakan kembang api akan menghasilkan suara yang keras, hal tersebut merupakan suatu hal yang ditakuti oleh Nian. Nian merupakan sejenis makhluk yang hidup didasar laut atau gunung. Ia akan keluar untuk mengganggu manusia terutama anak-anak.

Oleh karena itu, saat imlek banyak yang akan menyalakan kebang api. Selain untuk mengusir Nian, menyalakan kebang api juga sebagai wujud memeriahkan imlek.

BACA JUGA: Sejarah Imlek di Indonesia: Benarkah Perayaan Imlek Sempat Dilarang?

6. Sembahyang

Saat perayaan imlek, orang-orang Tionghoa akan melakukan sembahyang untuk leluhur yang telah meninggal dunia. Sembahyang menjadi tradisi imlek yang sudah menjadi kewajiban dilakukan oleh semua masyarakat Tionghoa. 

7. Membaca Ramalan Shio

Membaca ramalan shio menjadi tradisi yang cukup penting untuk dilakukan oleh semua masyarakat Tionghoa, karena menurut keyakinan masyarakat Tionghoa membaca ramalan shio dapat memberikan gambaran mengenai suatu hal yang akan terjadi dalam tahun tersebut. Shio berisikan dua belas hewan yang mewakili tahun, bulan dan jam tertentu dalam astrologi Tionghoa. 

8. Barongsai

Tradisi imlek di Indonesia yang paling ditunggu-tunggu adalah pertunjukan barongsai. Atraksi ini sangat populer dikalangan seluruh masyarakat Indonesia sehingga pertunjukan ini akan sangat dinantikan oleh banyak orang tidak hanya masyarakat Tionghoa saja.

Pertunjukan barongsai merupakan suatu tarian yang dilakukan oleh dua orang dengan menggunakan properti menyerupai hewan singa. Hewan singa merupakan simbol dari kebijaksanaan, kekuatan dan keunggulan.

Pertunjukan barongsai dipercaya oleh masyarakat Tionghoa untuk mengusir roh jahat. Namun seiring dengan perkembangan zaman, pertunjukan ini juga digunakan untuk memeriahkan perayaan imlek.

9. Menyediakan Makanan Khas Imlek

Saat perayaan imlek, pemilik rumah biasanya menyediakan makanan atau kudapan khas imlek. Makanannya biasanya berupa kue, ikan, dumpling, buah jeruk, dan lain sebagainya. Salah satu kudapan yang tidak boleh dilewatkan saat imlek ialah kue keranjang. Kue ini dianggap sebagai simbol dari rezeki yang baik di tahun yang baru. Setiap makanan mempunyai simbol maknanya tersendiri.

10. Dilarang Membalik Ikan

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa saat perayaan imlek dilarang untuk membalik ikan. Maksudnya ikan yang disantap hanya boleh dimakan di bagian atas saja, bagian bawah ikannya disisakan untuk keesokan hari. Tradisi ini melambangkan tentang keborosan untuk tahun yang akan datang.

BACA JUGA: 7 Klenteng Tertua di Indonesia: Mulai Masuk MURI Hingga Terluas di Asia Tenggara

Jangan lupa untuk terus membaca postingan kita ya Sobat MI. Caranya mudah kok. Dengan klik disini. Rasakan manfaat, keasikan, dan keseruan mengenal indonesia melalui postingan di website dan akun social media mengenal indonesia.

Share this :

Leave a Comment