Mengenal Indonesia

hari gerakan satu juta pohon

Sejarah Hari Gerakan Satu Juta Pohon: Dipelopori Negara Nebraska?

Share this :

Setiap 10 Januari diperingati sebagai Hari Gerakan Satu Juta Pohon oleh masyarakat Indonesia. Mengapa perlu dirayakan? Memang apa sih tujuan diadakannya gerakan tanam satu juta pohon?

Ternyata dibalik peringatan hari gerakan menanam satu juta pohon 10 Januari, ada lika-liku sejarahnya loh. Ini dia sekilas sejarah Hari Gerakan Satu Juta Pohon dan bagaimana cara memperingatinya.

Nebraska, Pelopor Gerakan Satu Juta Pohon?

Nebraska adalah salah satu negara bagian Amerika Serikat yang dulunya minim pepohonan. Padahal pohon menjadi sumber penghidupan masyarakat di bumi tak terkecuali Nebraska.

Melihat krisisnya pohon di Nebraska, J Sterling Morton tergugah hatinya untuk menciptakan sebuah aksi ‘tanam pohon’.

Morton adalah seorang jurnalis surat kabar Nebraska yang berfokus pada pertanian sekaligus politikus Amerika Serikat.

Morton memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Dalam aksi nyatanya dia giat menyuarakan akan pentingnya pohon kepada setiap individu. Bahkan mengajak setiap individu hingga sipil untuk turut menanam pohon.

4 Januari 1872, Morton pertama kalinya mengusulkan hari khusus ‘tanam pohon’. 6 hari kemudian, negara Nebraska menetapkan tanggal 10 Januari 1872 sebagai lahirnya Hari Gerakan Satu Juta Pohon atau ‘Hari Arbor’.

Pada saat itu, setiap daerah di Nebraska diberikan satu juta pohon. Pohon tersebut dibagikan kepada setiap individu untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

Meskipun telah ditetapkan pada 1872, Hari Arbor baru diproklamasikan Gubernur Nebraska, Robert W. Furnas pada 1874. Selang beberapa tahun yaitu 1885, Hari Arbor dijadikan sebagai hari libur nasional Nebraska.

Aksi tanam pohon di Nebraska ternyata diikuti oleh banyak negara. Tahun 1920, lebih dari 45 negara ikut merayakan Hari Arbor. Bahkan sekolah-sekolah di dunia mulai menerapkan penanaman pohon, baik di lingkup sekolah maupun rumah.

Umumnya Hari Arbor di wilayah Amerika Serikat dirayakan pada Jumat terakhir di bulan April. Namun, untuk beberapa negara bagian Amerika bahkan dunia mematenkan Hari Arbor di bulan Januari, Februari, dan Mei.

Misalnya negara Florida merayakan Hari Arbor di Jumat ketiga bulan Januari. Sementara Alaska merayakan di hari Senin ketiga bulan Mei. Negara lain pun sering merayakan Hari Arbor di tanggal dan penamaan yang berbeda.

Penentuan tanggal dan bulan tersebut bukan tanpa alasan. Bagi sebagian negara, bulan Januari, Februari, dan Mei merupakan bulan dengan cuaca terbaik untuk menanam pohon di negaranya.

Indonesia Rayakan Hari Gerakan Satu Juta Pohon 10 Januari

hari gerakan satu juta pohon
sumber : pixabay/Joe

Merujuk dari berbagai sumber, Hari Gerakan Satu Juta Pohon di Indonesia diproklamasikan pada 10 Januari 1993 oleh Presiden Soeharto.

Jika ditanya, kenapa di bulan Januari? Jawabannya ya karena Januari adalah bulan dengan cuaca terbaik untuk menanam pohon di Indonesia.

Biasanya Januari menjadi bulan yang selalu diguyur hujan.

Air hujan memiliki kandungan yang penting untuk pertumbuhan tanaman, salah satunya nitrogen yang dibutuhkan tanaman untuk menghasilkan klorofil.

Meskipun 78% udara mengandung unsur nitrogen, ternyata tanaman tidak bisa langsung menyerap nitrogen dari udara.

Dalam air hujan terkandung 99% massa H2O dan unsur-unsur terlarut seperti nitrogen dalam bentuk nitrat. Hal ini menunjukkan bahwa air hujan memiliki peran penting dalam mentransfer nitrogen ke tanah.

Selain itu, Ignasius Sutapa, peneliti Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), air hujan memiliki kadar pH yang rendah atau tingkat keasaman tinggi – pH <7 dan baik dimanfaatkan untuk pertanian dan perkebunan.

Melalui air hujan, tanaman bisa menyerap kandungan nitrat yang diperlukan untuk proses metabolisme.

Pertimbangan itulah yang membuat bulan Januari dipatenkan Indonesia sebagai bulan perayaan Hari Gerakan Satu Juta Pohon.

Aksi Nyata Peringati Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Gerakan menanam satu juta pohon bertujuan sebagai ajang penyelamatan hutan dan pelestarian lingkungan. Melansir website Kabupaten Bandung Barat, Presiden Soeharto dalam pidatonya mengajak semua masyarakat untuk meramaikan gerakan menanam satu juta pohon. Melalui apa? Menanam pohon hingga melampaui satu juta pohon di setiap provinsi.

Ini dia cara sederhana memperingatinya.

1. Jangan Sembarang Menebang Pohon

Yaps, jangan asal menebang pohon. Ketika mau menebang pohon, pikirkan juga apakah sobat MI sudah memiliki rancangan akan ditanami pohon apa lahan tersebut. Jangan sampai lahan tersebut menjadi gundul ya!

2. Ikuti Aksi Tanam Pohon

Banyak aktivis dan komunitas-komunitas pegiat lingkungan. Biasanya mereka akan melakukan aksi penanaman pohon di suatu tempat. Sesuai kondisi tempat tersebut, misalnya hutan dan sebagainya. Selain menanam pohon, sobat MI bisa berbagi pengetahuan tentang pelestarian  lingkungan.

3. Melakukan Penanaman Pohon di Lingkungan Sekitar

Jangan cuma ikut menanam pohon disana sini, tapi lingkungan sekitar tidak diperhatikan. Mulailah kritis dengan kondisi lingkungan di sekitar rumah atau daerah sobat MI juga. Jadilah pelopor untuk menggerakkan aksi penanaman pohon secara berkala di daerah sobat MI. Kalau tidak dimulai dari sobat MI, dimulai dari siapa lagi?

Itu dia secuil sejarah dan aksi sederhana untuk memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon di Indonesia.

Jangan lupa untuk terus membaca postingan kita ya sobat MI. Caranya gampang kok dengan klik sini. Rasakan manfaat, keasikan, dan keseruan mengenal Indonesia melalui postingan di website dan akun sosial media Mengenal Indonesia.

Share this :

Leave a Comment