Mengenal Indonesia

warna baju adat sulawesi selatan

Mengenal Baju Bodo Sulawesi Selatan, Pakaian Adat Tertua di Dunia

Share this :

Indonesia memiliki beragam pakaian adat yang unik dan menarik, salah satunya adalah Baju Bodo. Kalau dilihat-lihat, design baju nya memang simple dan sederhana, namun ternyata Baju Bodo Sulawesi Selatan memiliki sejarah panjang dan fakta menarik, lho. Pengen tau lebih banyak tentang Baju adat Sulawesi Selatan ini? Yuk, kita baca artikelnya sampe abis!

Sejarah Baju Bodo

sejarah baju bodo
Sumber : tropenmuseum.nl

Setiap pakaian adat di Indonesia memiliki sejarah dan filosofinya masing-masing, begitupun dengan baju adat suku Bugis, Baju Bodo. Desain baju yang terlihat simple ini ternyata menyimpan banyak sejarah, lho. Baju ini sendiri adalah pakaian adat Sulawesi Selatan khusus untuk perempuan Makassar, Mandar dan Bugis. Dalam bahasa Bugis, baju ini sering juga disebut Waju Tokko atau ada juga yang menyebutnya Bodo Gesung (baju berlengan pendek). Dinamakan seperti ini karena memang aslinya desain Baju Bodo berlengan pendek.

Sobat MI tau gak, kalo Baju ini adalah salah satu pakaian adat tertua di Dunia? Hal ini dibuktikan oleh kain yang dijadikan bahan Baju Bodo zaman dulu, yaitu kain muslin. Kain ini terbuat dari pilinan kapas yang ditenun dan dijahit dengan katun. Sejarahnya, kain muslin pertama dibuat dan diperdagangkan di Bangladesh pada abad 9. Namun, kain jenis ini sudah lebih dulu dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan, jauh sebelum masuk ke Eropa pada abad ke-17.

sejarah baju adat sulawesi selatan

Kain muslin (kasa) sangat cocok dipakai di daerah tropis karena memiliki kerapatan benang yang renggang. Pemakaian Baju Bodo zaman dulu sangat simple, wanita suku Bugis menggunakan pakaian ini tanpa penutup dada sehingga memperlihatkan lekuk tubuh pemakainya. Kemudian, dipasangkan dengan sarung dari kain sutra yang dipakai dari pinggang sampai menyentuh tanah.

baju bodo modern
Sumber : konveksi.co

Baju Bodo mengalami evolusi setelah islam masuk ke Sulawesi. Sekarang, pakaian ini bisa dipadukan dengan baju dalaman yang senada dengan warna luarannya. Bahkan, ada juga yang lengan panjang. Jadi, tetap cantik dan sopan jika dipakai menggunakan kerudung. Sementara untuk bawahannya tetap menggunakan sarung berwarna senada yang longgar, berbeda dengan baju adat biasanya yang memperlihatkan lekuk tubuh. Sarung ini terbuat dari benang yang berasal dari berbagai serat seperti serat pisang hutan, dan serat akar anggrek liar.

Warna Baju Mencerminkan Identitas

warna baju adat sulawesi selatan

Sumber : panrita.news

Salah satu keunikan Baju Bodo Sulawesi Selatan adalah warna yang beragam. Bukan sembarang warna, setiap warna Baju digunakan sesuai identitas si pemakai. Berikut ini adalah makna Baju Bodo sesuai dengan warnanya :

  1. Jingga, dipakai anak perempuan umur 10 tahun
  2. Jingga/pink, dipakai anak perempuan usia 10-14 tahun
  3. Merah, dipakai perempuan berumur 17-25 tahun (warna merah juga melambangkan wanita yang sudah menikah/memiliki anak
  4. Hitam, Wanita umur 25-40 tahun
  5. Putih, digunakan oleh para pengasuh, dayang dan dukun
  6. Hijau, khusus dipakai bangsawan (dalam kepercayaan Bugis hijau dianggap sebagai warna kemakmuran)
  7. Ungu, Dipakai oleh janda (baik ditinggal mati atau cerai)

Namun semakin berkembangnya zaman, aturan ini sudah jarang digunakan. Sekarang, wanita bebas untuk memilih warna Baju Bodo yang ingin digunakannya.

Baju Bodo Melambangkan Kecantikan

Baju bodo melambangkan keanggunan dan kecantikan wanita Bugis. Meskipun design-nya simple, hanya menggunakan atasan dan sarung, namun wanita yang memakai Baju Bodo akan terlihat aura keanggunannya.

Perhiasan dan Ornamen Pelengkap

perhiasan baju bodo
baju ada sulawesi selatan

Keunikan Baju Bodo lainnya adalah pemakaian perhiasan yang banyak. Meskipun design bajunya sederhana, namun pernak-pernik yang digunakan cukup ramai. Tak lengkap rasanya memakai Baju Bodo tanpa perhiasan seperti anting, kalung, gelang dan lain-lain. Perhiasan yang digunakan biasanya terbuat dari emas atau perak, namun perak lebih sering digunakan supaya tidak berat. Ini adalah perhiasan atau pernak-pernik yang biasa dipakai bersama Baju Bodo.

  1. Tokeng, kalung bersusun
  2. Karawik, perhiasan yang digantung menggunakan benang sutra di bagian dada dan punggung

  3. Sima’ Taiyak, perhiasan yang dipakai pada lengan baju (jika terbuat dari emas berarti berasal dari keturunan bangsawan.

  4. Ponto Lolak, gelang yang terbuat dari emas, perak, tembaga atau kuningan.

  5. Ponto Karrok Tedong, gelang berbentuk tabung panjang yang dipakai di di pergelangan tangan (lapisan masyarakat biasa)

  6. Ponto Bossak, gelang bersusun 14 biasanya hanya digunakan untuk para bangsawan

  7. Bunga Sibolok

  8. Pa’Toddo’, sejenis bross

  9. Bangkarak, anting terbuat dari emas

  10. Toge, anting panjang yang biasa digunakan wanita muda.

Banyak banget kan keunikan Baju Bodo Sulawesi Selatan? Sulawesi selatan emang kaya akan sejarah dan filosofi, mulai dari rumah adat, makanan sampai baju adat memiliki hal yang menarik untuk dibahas. Kira-kira hal apa lagi ya yang menarik dibahas dari Sulawesi Selatan? Coba deh kasih saran di kolom komentar!

Jangan lupa untuk terus membaca postingan kita ya Sobat MI. Caranya mudah kok. Dengan klik  disini. Rasakan manfaat, keasikan, dan keseruan mengenal indonesia melalui postingan di website dan akun social media mengenal indonesia.

About Post Author

Leave a Comment

Education Template